:::

Pemerintah Kota Taipei Dorong Atraksi Wisata Sesuai Kegemaran dan Karakteristik Wisatawan

Pemerintah Kota Taipei sedang berupaya untuk memberikan beragam layanan dan atraksi  sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik wisatawan.

Pemerintah Kota Taipei sedang berupaya untuk memberikan beragam layanan dan atraksi sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik wisatawan. (CNA)
 

Departemen Informasi dan Pariwisata Pemerintah Kota Taipei pada tanggal 26 Juli 2018 mengumumkan hasil "Survei Tren dan Konsumsi Wisatawan di Kota Taipei Tahun 2017". Menurut laporan tersebut 90% wisatawan asing yang berkunjung ke Taiwan juga akan mengunjungi Taipei.


Pemerintah Kota Taipei sedang berupaya untuk memberikan beragam layanan dan atraksi sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik wisatawan. Menurut hasil survei, wisatawan muslim perempuan sangat memperhatikan perawatan kecantikan, oleh karena itu pemkot Taipei berencana untuk mempromosikan pelayanan seperti perawatan kuku dan bulu mata (eyelashes extension). Sedangkan wisatawan Singapura, khususnya perempuan, senang sekali mencari lokasi dan atraksi unik untuk berfoto atau melakukan foto pranikah dengan teman-teman, menanggapi kebutuhan ini, pemkot Taipei berencana untuk memadukan kegiatan promosi wisata dengan industri busana pengantin.


Pemerintah Kota Taipei berencana untuk mempromosikan keunggulan yang dimiliki Taipei di bidang mode busana dan kosmetik untuk wisatawan Thailand; atraksi wisata dalam kota dan berbelanja untuk wisatawan Vietnam; serta paket belajar sambil berlibur untuk wisatawan Jepang.


Hasil survei juga menunjukan, pada musim panas wisatawan Korea Selatan yang berlibur ke Taiwan sebagian besar didominasi oleh anak muda, dan pada musim dingin didominasi oleh lansia.


Sejak tahun 2014, angka kunjungan wisatawan Korea Selatan terus meningkat, menjadikan Korea Selatan sebagai salah satu dari 4 negara sumber wisatawan terbesar yang datang ke Taiwan. Rata-rata durasi kunjungan wisatawan di Kota Taipei adalah sekitar 4.35 hari, dan alat transportasi utama yang digunakan adalah MRT. Kegiatan yang digemari wisatawan ketika berada di Taipei adalah berbelanja, mengunjungi pasar malam (night market) dan atraksi wisata dalam kota, serta mengunjungi bangunan bersejarah.


Ximending untuk pertama kalinya masuk ke dalam jajaran 3 besar atraksi wisata dalam kota, diikuti oleh Kawasan Perbelanjaan Xinyi yang kali ini berhasil masuk dalam posisi 5 besar. Tahun lalu, 5 atraksi wisata Kota Taipei yang paling populer adalah pasar malam (74,53%), Taipei 101 (67,33%), Ximending (48,75%), Kawasan Perbelanjaan Xinyi (40,33%) dan National Palace Museum (38,81%).


Walaupun National Palace Museum turun dari posisi 3 ke posisi 5, namun dalam kategori atraksi wisata favorit wisatawan, National Palace Museum tetap menduduki posisi teratas, diikuti oleh Gunung Yangming, dan pelabuhan Twatutia.


4 hal yang memberikan kesan positif dalam benak wisatawan ketika berkunjung ke Kota Taipei adalah kuliner, pasar malam, kemudian diikuti oleh sistem transportasi yang teratur, dan keramahan warga Taipei.


Jumlah wisatawan terbesar masih didominasi oleh wisatawan Tiongkok, diikuti oleh wisatawan dari Jepang, Hong Kong, dan Korea Selatan. Pertumbuhan jumlah wisatawan Jepang dan Korea Selatan meningkat sebesar 20%, sedangkan jumlah wisatawan dari negara Asia Tenggara pada tahun 2017 mengalami peningkatan sebesar 30% dibandingkan tahun 2016.


Sebanyak 96% dari wisatawan asing mengaku sangat puas terhadap atraksi wisata dan pengalaman berbelanja selama berada di Kota Taipei, dan 93% wisatawan mengatakan sangat bersedia untuk datang kembali.


Menurut hasil survei, wisatawan asing dari Tiongkok, Jepang, Singapura, Thailand dan lainnya sangat menyukai kue nanas (pineapple cake) khas Taiwan, mereka juga selalu membeli kue nanas sebagai oleh-oleh untuk diberikan kepada sanak saudara.


Wisatawan Hong Kong, Macau sangat menyukai masakan mi khas Taiwan, mi ayam Hua Tiau Chiew, dan bakpau sop jagung. Sealin itu, wisatawan Hong Kong juga suka membeli mi instan khas Taiwan dan produk sejenis lainnya. Wisatawan Tiongkok suka membeli kue nanas, daun teh, dan kue matahari (suncake). Mereka juga menggemari kuliner Taiwan seperti hot-pot kuah pedas, mi sapi khas Taiwan, nasi daging cincang, dan hidangan sarapan tradisional Taiwan.


Selain wisatawan Tiongkok, wisatawan Singapura juga sangat menyukai hidangan sarapan tradisional Taiwan dan masakan khas Taiwan, terutama mi sapi dan kue kering. Wisatawan Jepang suka sekali membeli produk daun teh Taiwan, kue nanas, mi instan, dan masker untuk perawatan kulit wajah sebagai oleh-oleh, bahkan tidak sedikit dari mereka yang secara khusus datang ke Taiwan untuk membeli nasi daging cincang khas Taiwan dalam kaleng, minuman susu pepaya, dan makanan tradisional Taiwan lainnya.


Di kalangan wisatawan Korea Selatan, ada tiga produk yang wajib dibeli ketika berkunjung ke Taiwan, yaitu pasta gigi Darlie, teh susu 3:15, dan pengharum ruangan serba guna. Wisatawan Korea Selatan juga menyukai kuliner Taiwan, terutama xiaolongbao, mi sapi, teh susu dengan mutiara, dan bir rasa buah.


Wisatawan dari Asia Tenggara, seperti Filipina, Vietnam, Indonesia, dan Thailand sangat menyukai produk elektronik Taiwan, dan sepatu olahraga, sedangkan wisatawan Malaysia lebih menyukai produk pakaian dan makanan kesehatan.


Wisatawan Filipina menyukai hidangan pencuci mulut dan makanan manis; wisatawan Indonesia menyukai makanan dan minuman dengan kekhasan Taiwan seperti teh susu dengan mutiara dan stinky toufu; wisatawan Malaysia dan Thailand menggemari hidangan hot pot kuah pedas. Satu hal yang menarik, wisatawan Thailand dan Vietnam sangat menyukai produk minuman teh dan kopi "Just Drink" yang dapat dengan mudah dijumpai di minimarket di seluruh Taiwan.