:::

Presiden Tsai Ucapkan Terima Kasih kepada Para Apoteker Atas Kontribusi dalam Perjuangan Melawan Wabah

New Southbound Policy。Presiden Tsai menjelaskan bahwa sistem penjualan masker dengan kartu NHI dapat terlaksana dengan baik berkat kontribusi para apoteker. Sejak awal tahun lalu, apotek dan toko obat dalam jaringan NHI, telah menjual sebanyak 1 miliar lembar masker untuk orang dewasa, dan 100 juta lembar masker untuk anak-anak. (Foto oleh Kantor Istana Kepresidenan)
Presiden Tsai menjelaskan bahwa sistem penjualan masker dengan kartu NHI dapat terlaksana dengan baik berkat kontribusi para apoteker. Sejak awal tahun lalu, apotek dan toko obat dalam jaringan NHI, telah menjual sebanyak 1 miliar lembar masker untuk orang dewasa, dan 100 juta lembar masker untuk anak-anak. (Foto oleh Kantor Istana Kepresidenan)



Pada tanggal 7 Maret 2021, Presiden Tsai Ing-wen menghadiri kegiatan perjamuan musim semi yang diselenggarakan oleh Federasi Asosiasi Apoteker Taiwan, dan mengucapkan terima kasih kepada para apoteker yang selama ini terus berjuang bersama pemerintah, untuk melindungi kesehatan masyarakat dari ancaman wabah. Presiden Tsai juga menyampaikan harapannya untuk merapatkan jaringan perawatan yang berkaitan dengan obat-obatan, demi menghasilkan jaringan medis yang lebih komprehensif.     
 
Presiden Tsai menjelaskan bahwa sistem penjualan masker dengan kartu NHI dapat terlaksana dengan baik berkat kontribusi para apoteker. Sejak awal tahun lalu, apotek dan toko obat dalam jaringan NHI, telah menjual sebanyak 1 miliar lembar masker untuk orang dewasa, dan 100 juta lembar masker untuk anak-anak.
 
“Berkat kerja keras para apoteker, upaya pemerintah untuk menjamin ketersediaan masker bagi seluruh masyarakat dapat terealisasi, untuk itu, saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan apoteker,” ujar Presiden Tsai.  
 
Saat ini terdapat lebih dari 8.000 apotek dan toko obat di seluruh Taiwan, dan seiring dengan perubahan kondisi yang terjadi di masyarakat, peran para apoteker juga mengalami perubahan. Apoteker tidak lagi hanya berperan sebagai seseorang yang dikunjungi masyarakat ketika memiliki keperluan membeli obat, tetapi telah berkembang menjadi figur penghubung, yang membuat jaringan kesehatan menjadi semakin rapat dan erat.
 
Presiden Tsai berharap untuk terus berjuang bersama para apoteker, demi merapatkan jaringan perawatan yang berkaitan dengan obat-obatan, dan menghasilkan jaringan medis yang lebih komprehensif. “Dalam melindungi dan menjaga kesehatan setiap anggota masyarakat, pemerintah dan apoteker adalah rekan sekerja, yang harus terus bekerja sama,” tegas Presiden Tsai.