New Southbound Policy Portal

Wirausahawan Muda Program U-Start Mengunjungi Indonesia

5

 

Dewan Pengembangan Pemuda Kementerian Pendidikan (MOE) memiliki "Program U-start", yaitu sebuah program yang telah sukses berjalan selama 8 tahun dalam membantu dan membina pemuda lulusan perguruan tinggi untuk berwirausaha. Seiring dengan implementasi Kebijakan Menuju Asia Selatan Baru, pada 1-6 Desember 2017 "Tim Pertukaran Informasi Arah Selatan", yang terdiri dari 8 perusahaan program U-Start, berkunjung ke Indonesia untuk berinteraksi dan melakukan pertukaran dengan pengusaha setempat. Pada 3 Desember mereka mengadakan kegiatan "Pertemuan dan Pameran Peluang Bisnis Layanan Informasi Taiwan-Indonesia 2017" dan menyedot perhatian 113 pengusaha lokal.

 

Dalam acara pameran tersebut perusahaan-perusahaan program U-Start mempresentasikan produk unggulan mereka dan berinteraksi dengan pengusaha Indonesia. Pendiri EZTABLE Alex Chen menceritakan pengalamannya membuka usaha serta pandangannya tentang pasar Indonesia. Alex mengatakan, di Indonesia ada banyak perusahaan pemula (startup) yang tergolong berhasil, apabila dibentuk sebuah jaringan untuk menghubungkan perusahaan-perusahaan startup ini, tentu akan menciptakan peluang dan ruang tumbuh yang sangat besar. Penanggung jawab More and More Bakery, Fong Hsin-hsiao, mendukung dan sangat menyarankan perusahaan startup Taiwan untuk memasuki pasar Indonesia, ia sangat tertarik dengan jenis layanan yang ditawarkan perusahaan U-Start "Mr. Good", dan ingin memperkenalkan distributor lokal kepada mereka.

 

Manajer PT Waterman Engineering Indonesia, Johnson Chang, sangat terkesan dengan produk ortodonti yang ditawarkan "Angent Optoelectronics Corp", ia menilai produk tersebut memiliki peluang sangat besar untuk masuk ke pasar Indonesia, di akhir acara Johnson menyatakan akan membantu memperkenalkan agen kepada mereka.
 

Dalam kunjungan ini "Tim Pertukaran Informasi Arah Selatan" berkesempatan untuk mengunjungi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), perusahaan penyedia jasa ojek online Go-Jek, perusahaan penyedia jasa ruang kantor Rework, Perusahaan penyedia layanan big data CI Agriculture, dan perusahaan aplikasi kecerdasan buatan (artificial intelligence) Kata.ai-YesBoss. Teknisi senior perusahaan Air Bridge Technology Co Ltd, Cheng Jyun-hua mengatakan, kunjungan ini sangat membantu perusahaan mereka dalam proses ekspansi salah satu produk, yaitu In Wedding untuk memasuki pasar industri pernikahan Indonesia. Dalam kunjungan ini mereka dapat memahami adat dan kebiasaan dalam acara pernikahan di Indonesia dan berhasil menjalin hubungan kerja sama dengan pengusaha pernikahan lokal. CEO perusahaan B.House, Wang Wei-shun mengatakan, kunjungan ini telah membantu dirinya memahami kebiasaan konsumsi masyarakat Indonesia dan besarnya pasar yang dapat digarap, ia sangat optimis akan dapat bekerja sama dengan pengusaha penyedia bahan dasar Indonesia.
 

Dewan Pengembangan Pemuda MOE mengadakan program U-Start untuk membantu generasi muda berwirausaha dan berekspansi ke pasar internasional. Pemerintah berharap melalui kunjungan ini, perusahaan yang tergabung dalam tim U-Start dapat memasarkan merek dan produk mereka untuk meraih peluang usaha. "Tim Pertukaran Informasi Arah Selatan" akan memaparkan hasil kunjungan mereka pada akhir Januari 2018, untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi https://www.yda.gov.tw/.