New Southbound Policy Portal

Google dan HTC telah resmi merampungkan perjanjian kerjasama senilai US $1,1 miliar, Senior Vice President Google Hardware, Rick Osterloh, menyambut tim HTC untuk bergabung dengan Google, sekaligus menjadikan Taipei sebagai basis penelitian dan pengembangan (R&D) Google terbesar di kawasan Asia Pasifik.
Rick Osterloh dalam blog resmi Google mengatakan, beberapa bulan setelah Google meluncurkan generasi kedua produk "Made by Google", banyak pengguna memberi tanggapan bahwa produk baru ini telah memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari.
Osterloh mengatakan bahwa walaupun produk ini dapat memberikan kemudahan bagi pengguna, namun pengembangan perangkat keras (hardware) merupakan hal yang tidak mudah, jalan yang harus ditempuh Google masih panjang.
Kerja sama Google dan HTC akan sangat membantu inovasi produk Google di masa depan. Google yakin dengan pengalaman puluhan tahun dan terobosan inovasi teknologi yang dimiliki HTC dalam industri ponsel pintar (smartphone) akan dapat memberikan sebuah energi baru untuk Google. Sebelumnya, tim HTC juga telah menjalin hubungan kerja sama dengan Google untuk mengembangkan Pixel dan Pixel 2.
Osterloh mengatakan, Google telah memasuki tahun ketiga dalam pengembangan bisnis perangkat keras, langkah berikutnya akan dilanjutkan dengan konstruksi dan investasi jangka panjang. Kolaborasi antara Google dan HTC akan menghadirkan produk dengan kualitas dan fungsi yang jauh lebih baik melalui kombinasi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang dipadukan dengan perangkat keras dan lunak dari Google.
Osterloh juga menegaskan, dengan dicapainya kesepakatan ini Google akan terus melakukan ekspansi di kawasan Asia Pasifik, dan Taiwan adalah pusat inovasi, penelitian dan pengembangan teknik yang sangat penting bagi Google. Saat ini Taipei secara resmi telah menjadi basis R&D terbesar Google di Asia Pasifik.