New Southbound Policy Portal

Konferensi Penasihat Teknologi 2026 Resmi Ditutup, Fokus pada Infrastruktur AI, Riset Ilmiah, dan Aplikasi Industri

Konferensi Penasihat Teknologi 2026 yang diselenggarakan oleh Yuan Eksekutif resmi ditutup pada Rabu, 7 Januari 202, setelah berlangsung selama dua hari dengan rangkaian diskusi dan pertukaran pandangan.
 
Konferensi ini melibatkan Dewan Penasihat Teknologi yang terdiri dari para pemimpin terkemuka dari kalangan akademisi, industri, dan lembaga riset dalam dan luar negeri. Setelah diskusi bersama perwakilan kementerian dan lembaga terkait, Presiden Academia Sinica Liao Chun-chi menyampaikan laporan rangkuman hasil konferensi kepada Perdana Menteri Cho Jung-tai dalam upacara penutupan.
 
Fokus utama konferensi tahun ini adalah peran strategis kecerdasan buatan (AI) dalam riset dan pengembangan teknologi serta pembangunan nasional. Dengan mengintegrasikan tren global dan pengalaman pragmatis, para penasihat menegaskan bahwa AI telah menjadi elemen inti dalam memperkuat keamanan nasional dan daya saing ekonomi.
 
Presiden Lai Ching-te turut hadir dan menyampaikan pidato dalam konferensi tersebut. Ia menekankan bahwa di tengah percepatan transformasi digital global dan dinamika geopolitik yang terus berubah, AI telah menjadi kekuatan kunci dalam mendorong perkembangan industri dan negara.
 
Dengan fondasi kuat pada industri semikonduktor serta teknologi informasi dan komunikasi kelas dunia, Taiwan kini memasuki tahap pengembangan menuju penerapan AI secara menyeluruh. Pemerintah akan mendorong inisiatif “Sepuluh Proyek Besar Baru AI” untuk mengintegrasikan pembangunan infrastruktur, teknologi kunci, dan aplikasi industri, serta membangun ekosistem inovasi AI yang terbuka, dinamis, dan inklusif untuk memperkuat peran strategis Taiwan dalam ekosistem teknologi global.
 
Sementara itu, Perdana Menteri Cho Jung-tai menyatakan bahwa AI bukan sekadar isu teknologi, melainkan faktor yang secara mendalam memengaruhi daya saing nasional, peningkatan industri, dan perkembangan sosial.
 
Selanjutnya, Taiwan akan terus memperkuat riset dan pengembangan mandiri, tata kelola data, serta pembinaan sumber daya manusia berbasis pada keunggulan teknologi dan semikonduktor yang telah dimiliki.
 
Melalui koordinasi lintas kementerian, pemerintah akan mendorong pengembangan teknologi masa depan dan penerapan nyata di lapangan, sehingga AI benar-benar terintegrasi dalam operasional industri dan kehidupan masyarakat, sekaligus merespons secara kokoh dinamika baru persaingan teknologi global.