New Southbound Policy Portal
Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung, mewakili Presiden Lai Ching-te, menyerahkan surat pengangkatan kepada tiga wakil Taiwan untuk APEC Business Advisory Council (ABAC) serta mengundang para tokoh dari kalangan industri, pemerintah, dan akademisi untuk bersama-sama membahas penguatan kemitraan publik-swasta Taiwan di APEC, untuk mewujudkan visi Presiden Lai Ching-te tentang “negara dengan matahari ekonomi yang tidak terbenam”.
Pada 14 Januari, Menlu Lin Chia-lung menggelar jamuan makan siang untuk tiga wakil Taiwan di Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Business Advisory Council (ABAC), yaitu Ketua Dewan Direksi Acer Inc. Jason Chen, Presiden Direktur Taiwan Mobile Lin Chih-chen, serta Chief Technology Officer Quanta Computer Ted Chang. Dalam kesempatan tersebut, Menlu Lin mewakili Presiden Lai menyerahkan surat pengangkatan kembali kepada ketiganya.
Dalam sambutannya, Menlu Lin menegaskan bahwa diplomasi merupakan perpanjangan dari kekuatan nasional dan membutuhkan kerja sama erat antara pemerintah dan sektor swasta. Ia mengucapkan terima kasih kepada ketiga wakil ABAC Taiwan yang, meskipun memiliki kesibukan tinggi dalam mengelola perusahaan masing-masing, tetap aktif mewakili Taiwan di ABAC.
Melalui berbagai prakarsa penting, termasuk penerapan kecerdasan buatan serta penguatan keamanan siber digital bagi dunia usaha, kontribusi mereka mendapat pengakuan luas dan dimasukkan ke dalam dokumen rekomendasi ABAC yang disampaikan kepada para pemimpin APEC dan menteri terkait pada tahun 2025. Hal ini tidak hanya meningkatkan visibilitas Taiwan di APEC dan ABAC, tetapi juga menegaskan pesan “Taiwan Can Help” dan “Taiwan Can Lead”.
Menlu Lin juga menyampaikan bahwa setelah upaya selama sembilan bulan, Taiwan akhirnya berhasil mendorong pembentukan “Subdana Kesehatan Masa Depan” di APEC. Prakarsa ini merupakan usulan berskala besar pertama yang berhasil disahkan Taiwan di APEC dalam hampir sepuluh tahun terakhir, dan dinilai sebagai pencapaian yang sangat signifikan.
Selanjutnya Menlu Lin berharap sektor publik dan swasta di dalam negeri dapat memanfaatkan dana tersebut secara optimal, sehingga teknologi medis Taiwan tidak hanya melayani kebutuhan domestik, tetapi juga menjadi sumber kontribusi penting bagi masyarakat internasional.