New Southbound Policy Portal

66 Pemuda Diaspora dari 4 Negara Kunjungi Taiwan, Saksikan Pelestarian Budaya, Pengembangan Energi Hijau dan Pembangunan Modern Taiwan

Dewan Urusan Komunitas Diaspora (OCAC) menyelenggarakan kegiatan kunjungan ke Taiwan untuk pemuda diaspora 2026 gelombang pertama  pada 6 hingga 26 Januari. Sebanyak 66 pemuda diaspora dari empat negara, yaitu Brasil, Paraguay, Australia, dan Argentina, datang ke Taiwan untuk mengikuti rangkaian kegiatan observasi  dan pertukaran budaya selama 21 hari.
 
Para peserta menyampaikan bahwa melalui kegiatan khusus semacam ini, mereka dapat memahami secara lebih mendalam keterbukaan kota-kota di Taiwan serta tingkat keterhubungannya dengan komunitas internasional.
 
Pada penyelenggaraan gelombang pertama ini, durasi kegiatan diperpanjang dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, yaitu dari 14 hari menjadi 21 hari. Lokasi kunjungan mencakup wilayah Taiwan utara, tengah, dan selatan, diwarnai dengan berbagai program meliputi ekologi alam, pengalaman budaya, pengembangan industri, serta eksplorasi perkotaan.
 
Dalam aspek pengalaman multikultural, agenda kegiatan meliputi kunjungan ke Taman Budaya Hakka Liudui, Taman Kreatif Budaya Penduduk Asli Internasional KIRI, serta Pusat Seni Tradisional Nasional Yilan. Kegiatan ini diperkaya dengan lokakarya dan permainan tradisional, sehingga para peserta dapat memahami sejarah dan nilai budaya berbagai kelompok etnis di Taiwan melalui pengalaman langsung dan pemanduan lapangan.
 
Di bidang pengembangan industri, peserta diajak mengunjungi Kota Sains Energi Hijau Pintar Shalun untuk memahami upaya nyata Taiwan dalam pelestarian budaya dan pengembangan energi hijau. Selain itu, kunjungan ke Kawasan Seni Pier-2 Kaohsiung serta stasiun MRT Formosa Boulevard dengan instalasi ikonik “Dome of Light” memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengamati bagaimana seni publik diintegrasikan ke dalam aktivitas transportasi dan ruang rekreasi masyarakat sehari-hari.
 
Rangkaian kegiatan selama 21 hari ini berakhir dengan sukses melalui interaksi yang intensif dan mendalam. Melalui kunjungan lapangan, pengamatan kehidupan sehari-hari, serta interaksi budaya, para pemuda diaspora tidak hanya memperdalam pemahaman mereka mengenai lingkungan alam, sosial-budaya, dan perkembangan modern Taiwan, tetapi juga membangun keterikatan yang nyata dan bermakna dengan Taiwan, sekaligus menjalin persahabatan yang erat satu sama lain.