
Presiden Tsai Ing-wen akan melanjutkan implementasi Kebijakan Menuju Asia Selatan Baru dengan alokasi anggaran sebesar NTD 7,1 milyar dan menghimpun kalangan profesional dari masyarakat untuk mendirikan “Lembaga Pertukaran Taiwan Asia” (Taiwan Asia Exchange Foundation) sebagai wadah cendekiawan nasional (National Think Tank).
MOFA Siapkan Anggaran NTD 38 Juta
Presiden Tsai Ing-wen telah mengumumkan pembentukan Taiwan Asia Exchange Foundation dalam Yushan Forum yang diselenggarakan pada 10-11 Oktober 2017. Yushan Forum adalah kegiatan berskala internasional yang dihadiri oleh pejabat pemerintah dan kalangan profesional dari berbagai negara.
Taiwan Asia Exchange Foundation direncanakan resmi beroperasi pada Januari tahun depan dan akan diketuai oleh profesor Yang Hao, pejabat eksekutif dari Center for Southeast Asian Studies National Chengchi University. Pendanaan lembaga ini berasal dari Kementerian Luar Negeri (MOFA) dan pembiayaan mandiri. Untuk tahun anggaran 2018, MOFA sudah menyiapkan anggaran sebesar NTD 38 juta.
Setelah mulai beroperasi, Taiwan Asia Exchange Foundation akan meluncurkan berbagai program untuk memperkuat kerja sama antara Taiwan dengan generasi muda negara sasaran Kebijakan Menuju Asia Selatan Baru dan juga antar organisasi non pemerintah (NGO). Melalui lembaga yang mengintegrasikan kekuatan masyarakat ini, pemerintah berharap agar hubungan antar masyarakat di bidang perdagangan dan diplomatik dapat semakin meningkat demi tercapainya pengembangan hubungan luar negeri yang kokoh dan perencanaan yang komprehensif.
Menurut data alokasi anggaran tahun 2018, pemerintah akan menambah anggaran sebesar 60% dengan nominal mencapai NTD 2.7 milyar untuk menunjukkan keseriusan pemerintah dalam merealisasikan Kebijakan Menuju Asia Selatan Baru.