Kembali ke konten utama
MOE dan FICHET Gelar "International Affairs Conference 2017"
2017-10-11

a

 

Untuk mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi dan memperkuat kerjasama antar universitas di Asia Tenggara, MOE dan Yayasan Kerjasama Internasional untuk Pendidikan Tinggi Taiwan (Foundation for International Cooperation in Higher Education of Taiwan, FICHET) menggelar "Konferensi Urusan Internasional 2017" (International Affairs Conference 2017) di Taipei pada 11 Oktober 2017. Kegiatan ini mengundang pimpinan kantor urusan internasional dari 58 institusi pendidikan di Asia Tenggara, serta pakar dari Thailand, Indonesia dan Malaysia sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman dan mendorong pertukaran seputar internasionalisasi pendidikan.

Konferensi yang mengambil tema "Pertukaran dan Kerja Sama untuk Pengembangan Kemampuan Asia-Pasifik," ini menekankan pendalaman kerja sama antara institusi pendidikan tinggi negara-negara ASEAN dan India dengan institusi pendidikan Taiwan. Dalam kesempatan ini para ahli dari dalam dan luar negeri berbagi pengalaman terutama di bidang pelatihan personil dan penanganan kerjasama akademis.

Pembicara pertama, Dr. Chantavit Sujatanond, Direktur SEAMEO RIHED dari Thailand, berbicara tentang "Peningkatan Daya Saing Pelajar Asia Pasifik", dalam pemaparannya Dr Sujatanond menguraikan status daya saing pelajar di kawasan Asia Pasifik, analisa kekuatan dan kelemahan, serta kunci untuk memiliki daya saing utama dalam menghadapi tantangan masa depan.

 

Pembahasan berikutnya mengambil topik "Tantangan dan Kendala dalam Mobilitas Pelajar Asia Pasifik" (Challenges and Obstacles in Asia-Pacific Student Mobility) dengan 4 pembicara, yaitu Edwan Kardena, Direktur Kemitraan dan Hubungan Internasional (The Directorate of Partnership and International Relations) Institut Teknologi Bandung, Indonesia; Salmi Marsita Shaari, Kepala Pusat Mahasiwa Internasional (International Student Centre) Universiti Malaya, Malaysia; Chang Shu-ying, Kepala Kantor Internasional (Office of International Affairs) National Taiwan University, ROC; dan Chen Shiao-shing, Kepala Kantor Internasional (Office of International Affairs) National Taipei University of Techonology, ROC.
 

Konferensi ini dihadiri oleh 75 peserta dari berbagai negara, para peserta bertukar pengalaman dan informasi untuk meningkatkan internasionalisasi pendidikan tinggi melalui diskusi dan seminar.