Kembali ke konten utama
MOFA Ucapkan Selamat Atas Keberhasilan Negosiasi CPTPP

7

 

Para negara anggota "Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik" (Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership, CPTPP) mengadakan pertemuan tingkat pejabat senior pada tanggal 22-23 Januari 2018 di Tokyo. Kementerian Luar Negeri ROC (MOFA) mengucapkan selamat kepada negara-negara anggota CPTPP atas keberhasilan negosiasi yang dicapai dalam pertemuan penting tersebut. Perjanjian ini diharapkan dapat memberikan energi baru terhadap proses integrasi ekonomi di kawasan Asia Pasifik. Saat ini berbagai lembaga kementerian tengah secara aktif mendukung kebijakan penyesuaian struktur dan kemampuan industri. MOFA akan terus memaparkan prestasi dan kinerja yang telah dicapai kepada negara-negara mitra CPTPP serta menunjukkan keinginan kuat pemerintah ROC untuk berpartisipasi dalam program integrasi ekonomi regional ini.
 

CPTPP dibentuk berlandaskan kepada perjanjian Kemitraan Trans-Pasific (TPP). Meskipun pelaksanaan beberapa ketentuan dihentikan sementara untuk menanggapi beberapa kepentingan negara anggota, namun standar dan integritas tinggi TPP tetap dipertahankan. Pada tahun 2016 total GDP negara anggota CPTPP mencapai US $10.2 triliun, 13.6% dari GDP global, namun volume perdagangan yang terjadi dengan Taiwan hanya mencapai angka 25.25% dari total volume perdagangan internasional Taiwan. Oleh karena itu, partisipasi Taiwan dalam integrasi ekonomi regional merupakan hal yang sangat penting. Rencananya, perjanjian CPTPP akan resmi ditandatangani pada awal bulan Maret tahun ini di Chile.

 

Presiden Tsai Ing-wen pada 13 November 2017 dalam pertemuan dengan delegasi APEC menjelaskan bahwa TPP akan memasuki babak baru setelah pertemuan APEC, pemerintah akan mendukung penuh penyesuaian struktur dan kemampuan industri, serta menunjukkan hasil kerja keras dan keinginan ROC untuk berpartisipasi dalam integrasi ekonomi regional. Pada tanggal 4 Desember 2017, PM William Lai dalam diskusi "Tren ekonomi, perdagangan global dan perkembangan integrasi ekonomi" juga menegaskan bahwa partisipasi ROC dalam CPTPP merupakan kebijakan penting pemerintah, berbagai lembaga kementerian harus bekerja sama melakukan penilaian terhadap dampak yang dapat terjadi, melakukan penyesuaian, dan komunikasi internal serta berusaha untuk mendapatkan dukungan dari pihak luar. MOFA akan bekerja sama dengan semua instansi terkait dan mempersiapkan diri untuk bergabung dalam CPTPP.