
Juru bicara Kementerian Luar Negeri (MOFA) pada tanggal 25 Januari 2018 mengatakan bahwa Pemerintah ROC (Taiwan) mengharapkan peningkatan hubungan pertukaran dengan Takhta Suci Vatikan dalam memastikan kebebasan beragama dan keharmonisan, sekaligus mengukuhkan Taiwan sebagai contoh regional dalam hal tersebut.
Juru bicara MOFA Andrew H. C. Lee mengatakan, Gereja dan kongregasi umat Katolik di Taiwan menekankan keberhasilan upaya pemerintah dalam memajukan demokrasi dan melindungi hak asasi manusia. "Prestasi ini sangat diakui oleh Takhta Suci", tambahnya.
Hubungan bilateral yang sehat antara ROC dan Vatikan tercermin dari kegiatan kerja sama dan pertukaran yang terjadi antara berbagai institusi dan organisasi amal dari kedua belah pihak pada sejumlah acara internasional yang diselenggarakan oleh Vatikan di Taiwan selama beberapa tahun terakhir.
Pernyataan MOFA ini sekaligus merupakan tanggapan terhadap laporan media yang mengatakan bahwa Takhta Suci dan Tiongkok Daratan telah mencapai konsensus tentang pengangkatan uskup.
Lee menambahkan, MOFA telah menerima informasi dari Vatikan mengenai interaksinya dengan Tiongkok Daratan dan mengamati perkembangan yang terjadi dengan seksama. Sebagai negara nonsekuler dengan evangelisasi sebagai prioritas kebijakan luar negeri, Takhta Suci sangat prihatin dengan kesejahteraan umat Katolik di Tiongkok Daratan.
Menurut Duta Besar ROC untuk Takhta Suci Vatikan, Matthew S. M. Lee, Vatikan perlu melibatkan diri dengan pemerintah Tiongkok Daratan untuk meringankan penderitaan jemaat gereja bawah tanah di sana.
Duta Besar Lee yakin dialog antara Vatikan dan Tiongkok Daratan sejalan dengan kehendak Tuhan, serta mencerminkan upaya Vatikan dalam mendorong kebebasan beragama di Tiongkok Daratan.
Menurut MOFA, sesuai dengan nilai kebebasan universal dan perdamaian, ROC akan terus memperkuat hubungan dengan Takhta Suci melalui kunjungan tingkat tinggi dua arah, pertukaran di bidang keagamaan, serta berpartisipasi dalam kegiatan internasional yang diselenggarakan oleh Vatikan.
Selain itu, Pemerintah ROC dalam kemitraan bersama Vatikan berkomitmen untuk memberikan bantuan kemanusiaan, dan sebagai anggota komunitas internasional yang tak terpisahkan, akan selalu mengambil tindakan untuk mempromosikan kebaikan dan mendukung perdamaian dunia.
ROC dan Takhta Suci Vatikan telah menjalin hubungan diplomatik sejak tahun 1942 dan terus bekerja sama di berbagai bidang, seperti budaya, pendidikan dan bantuan kemanusiaan. Beberapa contoh kerja sama yang telah dilakukan, yaitu penyelenggaraan World Congress of the Apostleship of the Sea pada bulan Oktober 2017 di Kota Kaohsiung, dan penandatanganan nota kesepahaman mengenai penguatan kerja sama dalam memerangi pencucian uang, pendanaan terorisme dan pelanggaran terkait pada bulan Mei 2017.