
Kementerian Luar Negeri (MOFA) dan Kementerian Pendidikan (MOE) akan membawa rombongan "Teen Diplomatic Envoys" (diplomat remaja) yang terdiri dari pelajar SMA unggul Taiwan, yaitu National Wu-Ling Senior High School, Taipei Fuhsing Private School dan Taipei First Girls' High School, untuk mengunjungi Canberra, Sydney dan Singapura dari tanggal 30 Januari hingga 10 Februari 2018. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memberikan wawasan internasional kepada generasi muda sekaligus juga merupakan bentuk pelaksanaan Kebijakan Menuju Asia Selatan Baru yang berorientasi pada pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia.
Australia dan Singapura merupakan negara mitra Kebijakan Menuju Asia Selatan Baru yang memiliki peran penting dalam program integrasi ekonomi Asia Pasifik. Taiwan telah menjalin hubungan kerja sama dengan Australia dan Singapura di berbagai bidang, khususnya di bidang politik, investasi ekonomi dan perdagangan, pendidikan, kebudayaan, pariwisata dan lain-lain. Pada kunjungan ini, selain bertemu dan berinteraksi dengan pemerintah setempat, pengusaha, akademisi serta diaspora Taiwan di luar negeri, mereka juga akan mengunjungi Australian National University, Western Sydney University, Hwa Chong Junior College, Kantor Sekretariat APEC, Parlemen Australia, Museum Demokrasi Australia, Dewan Kota Sydney, organisasi amal, serta kantor perwakilan ROC di Australia, Sydney dan Singapura.

Pada kunjungan ini para siswa juga akan menunjukkan kebolehan mereka dengan menampilkan berbagai pertunjukan seni serta menceritakan kondisi terkini Taiwan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat internasional terhadap Taiwan.
MOFA dan MOE telah melaksanakan kegiatan ini sejak tahun 2002. Setiap tahun siswa yang berangkat dipilih melalui kompetisi bahasa Inggris yang sangat kompetitif. Pada kegiatan sebelumnya, ada sebanyak 176 siswa SMA yang terpilih untuk mengunjungi Asia, Eropa, Amerika dan Oseania. Kehadiran mereka di sana telah memberikan kesan yang sangat baik bagi pemerintah dan masyarakat setempat. Foto-foto acara dan rangkaian kegiatan para siswa selama berada di luar negeri akan diunggah (upload) ke halaman Facebook sehingga dapat diikuti oleh para orang tua murid, pihak sekolah dan seluruh lapisan masyarakat.