Kembali ke konten utama
Masyarakat Taiwan Loloskan 7 Ihwal Referendum
2018-11-26

Seorang pemilih memasukan surat suara ke dalam kotak pada pemungutan suara nasional yang dilaksanakan bersamaan dengan pilkada pada tanggal 24 November 2018

Seorang pemilih memasukan surat suara ke dalam kotak pada pemungutan suara nasional yang dilaksanakan bersamaan dengan pilkada pada tanggal 24 November 2018. (Foto oleh CNA)

 

Bersamaan dengan pelaksanaan pilkada pada tanggal 24 November 2018, Taiwan juga menyelenggarakan pemungutan suara nasional atau referendum. Dan dari 10 isi referendum yang diajukan, 7 di antaranya telah dinyatakan memenuhi syarat untuk lolos.

Menurut undang-undang, sebuah referendum diyatakan lolos apabila jumlah suara "setuju" lebih besar dari jumlah suara "tidak setuju" dengan perolehan suara sebesar 4,93 juta.


Isi referendum yang berhasil meraih lebih dari 7 juta suara "setuju" :

1. Apakah Anda setuju produksi listrik pembangkit listrik tenaga bahan bakar fosil dikurangi rata-rata 1% setiap tahun?

2. Apakah Anda setuju bahwa Taiwan harus menetapkan kebijakan energi yang berupaya untuk menghentikan pembangunan dan perluasan pembangkit listrik berbahan bakar batu bara (termasuk perluasan Pembangkit Listrik Shen'ao)?

3. Apakah Anda setuju pemerintah harus mempertahankan larangan impor produk pertanian dan makanan dari daerah-daerah di Jepang yang terkena dampak bencana PLTN Fukushima Daiichi pada 11 Maret 2011, termasuk Fukushima, Ibaraki, Gunma, Tochigi dan prefektur Chiba?


Isi referendum yang berhasil meraih lebih dari 6 juta suara "setuju" :

1. Apakah Anda setuju bahwa undang-undang pernikahan hanya diperuntukkan kepada pasangan satu orang pria dan satu orang wanita?

2. Apakah Anda setuju bahwa Kementerian Pendidikan dan sekolah sebaiknya tidak mengajarkan pendidikan yang berkaitan dengan hubungan sesama jenis, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Penegakan UU Pendidikan Kesetaraan Gender di tingkat sekolah dasar dan menengah?

3. Apakah Anda setuju bahwa untuk melindungi hak pasangan sesama jenis hidup bersama secara permanen, digunakan peraturan yang lain dan bukan Undang-Undang Pernikahan?


Isi referendum yang berhasil lolos dengan perolehan suara "setuju" mendekati 6 juta suara adalah:

1. Apakah Anda setuju penghapusan ayat 1 dari Pasal 95 UU Tenaga Listrik, yang menyatakan bahwa "semua fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir berhenti beroperasi pada tahun 2025" ?


Isi referendum tentang penggunaan nama Taiwan dalam acara olahraga internasional, termasuk Olimpiade Tokyo 2020 tidak berhasil lolos, namun memiliki selisih suara yang sangat tipis.

Sekretaris Jenderal Konferensi Uskup Gereja Katolik Taiwan, Chen Ko, mengaku cukup terkejut dengan hasil referendum. Ia melihat dari pemberitaan media sepertinya masyarakat dapat menerima pernikahan sesama jenis, namun dari hasil referendum ternyata mayoritas masyarakat Taiwan menyatakan tidak menerima.

Hasil referendum kali ini juga memperlihatkan sebagian besar masyarakat setuju bahwa untuk melindungi hak pasangan sesama jenis hidup bersama secara permanen, digunakan peraturan yang lain dan bukan Undang-Undang Pernikahan. Chen Ko menegaskan menolak pernikahan sesama jenis tidak sama dengan mendiskriminasi kaum homoseksual. Namun dari hasil referendum dapat terlihat, masyarakat Taiwan tetap mendefinisikan pernikahan adalah antara satu orang laki-laki dan satu orang perempuan.
 

Artikel Populer