:::

Taiwan Selenggarakan Kelas Budaya Asia Tenggara, Kelas Tari Legong dari Bali Paling Diminati

New Southbound Policy。Kelas tari Legong secara khusus mengundang penari Indonesia, yang saat ini juga sedang mengajar di Tainan University of Technology. Upacara pembukaan tersebut juga dimeriahkan dengan pertunjukan tari legong yang diperagakan oleh pengajar dan  beberapa penduduk migran asal Indonesia. (Foto oleh MOC)
Kelas tari Legong secara khusus mengundang penari Indonesia, yang saat ini juga sedang mengajar di Tainan University of Technology. Upacara pembukaan tersebut juga dimeriahkan dengan pertunjukan tari legong yang diperagakan oleh pengajar dan beberapa penduduk migran asal Indonesia. (Foto oleh MOC)

 

Kementerian Kebudayaan Taiwan (MOC) mengadakan upacara pembukaan “South East Asia Beauty” 2020 pada tanggal 3 September. Acara tersebut turut dihadiri oleh anggota legislatif Low Meei-ling, perwakilan dari National Immigrationa Agency Taiwan bagian Selatan Hsieh Wen-chong, perwakilan dari Asosiasi Pengembangan Penduduk Migran Indonesia, dan instansi terkait lainnya. 

MOC bekerja sama dengan National Tainan Living Art Center telah meluncurkan “Proyek Pertunjukan Seni Internasional dan Pembinaan Budaya Penduduk Migran”. Tema yang diangkat untuk pelaksanaan tahun 2020 dan 2021 adalah “Legenda dan Tarian Rakyat”. Acara ini akan diwarnai dengan beberapa kegiatan menarik, seperti workshop, kelas tarian, forum diskusi tentang kebudayaan dan kesenian Asia Tenggara, serta acara pertunjukan.

MOC berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan apresiasi masyarakat terhadap budaya dan seni dari negara-negara Asia Tenggara, sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berpartisipasi, demi terwujudnya kesetaraan budaya dalam masyarakat yang beragam.      

Dalam acara tahun ini, kegiatan yang paling menjadi sorotan dan diminati oleh masyarakat adalah kelas tari Legong dari Pulau Bali, dan workshop tentang legenda masyarakat Asia Tenggara. Kelas tari Legong secara khusus mengundang penari Indonesia, yang saat ini juga sedang mengajar di Tainan University of Technology. Upacara pembukaan tersebut juga dimeriahkan dengan pertunjukan tari legong yang diperagakan oleh pengajar dan beberapa penduduk migran asal Indonesia.   

Forum diskusi tentang kebudayaan dan kesenian Asia Tenggara tahun ini akan menghadirkan akademisi dan pakar kebudayaan Asia Tenggara, yaitu Profesor Tsai Tsung-te dari Tainan National University of Arts, Profesor Huang Bo-chi dari National Chengchi University, Pei Kuang-hsiung dari Kaohsiung University, dan Yang Wei-ling, untuk membahas kisah-kisah legenda dari Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Kamboja, serta kebudayaan, adat-istiadat, ritual, dan pertunjukan seni yang terbentuk dari legenda tersebut.       

Kegiatan-kegiatan dalam acara ini dapat diikuti tanpa dipungut biaya. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi situs https://southeastasiabeaut.wixsite.com/nrseaca, atau laman Facebook South East Asia Beauty.