:::

Presiden Tsai Terima Kunjungan Kepala Kantor Perwakilan Inggris yang Baru

New Southbound Policy。Sejak terjadi pandemi, Taiwan dan Inggris telah melakukan dialog dan bekerja sama dalam bidang pengadaan alat pelindung diri, pembelian vaksin, dan lain-lain. Taiwan bertekad untuk terus bekerja sama dengan Inggris dalam berkontribusi untuk mencegah penyebaran pandemi di seluruh dunia. (Foto oleh Kantor Istana Kepresidenan)
Sejak terjadi pandemi, Taiwan dan Inggris telah melakukan dialog dan bekerja sama dalam bidang pengadaan alat pelindung diri, pembelian vaksin, dan lain-lain. Taiwan bertekad untuk terus bekerja sama dengan Inggris dalam berkontribusi untuk mencegah penyebaran pandemi di seluruh dunia. (Foto oleh Kantor Istana Kepresidenan)



Pada tanggal 19 Januari 2021, Presiden Tsai Ing-wen menerima kunjungan Kepala Kantor Perwakilan Inggris di Taipei yang baru, John Dennis, di Istana Kepresidenan. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Tsai menyatakan harapannya agar Taiwan dan Inggris dapat memulai negosiasi penandatanganan perjanjian perdagangan bebas atau perjanjian investasi bilateral, serta memperdalam hubungan kerja sama di berbagai bidang.
 
Sekitar 40 tahun yang lalu, John Dennis pernah berkunjung ke Taiwan, dan pada masa itu Taiwan sedang memulai transisi menuju demokrasi. Presiden Tsai mengatakan, “Saya yakin ketika Anda berada di Taiwan pada saat itu, Anda dapat merasakan gerakan demokrasi dan gerakan sosial yang sedang berkembang, serta pertumbuhan ekonomi yang cepat di Taiwan. Di tengah jadwal dan kegiatan yang sangat padat setelah Anda kembali ke Taiwan, saya percaya Anda dapat melihat betapa banyak kemajuan yang telah dicapai masyarakat Taiwan selama 40 tahun terakhir.”
 
Tahun 2021 adalah tahun yang sangat krusial bagi Taiwan dan Inggris. Setelah resmi keluar dari Uni Eropa, perkembangan masa depan Inggris, terutama dalam posisi politik dan perekonomian di Indo-Pasifik, telah menjadi fokus perhatian internasional. Sementara itu, Taiwan tengah menghadapi tantangan dari pandemi global, transformasi ekonomi struktural, serta partisipasi internasional. Semua ini adalah tantangan penting bagi Taiwan.
 
Presiden Tsai mengatakan program beasiswa “Taiwan-Europe Connectivity Scholarship” yang diluncurkan oleh Taiwan untuk Inggris, diterima dengan sangat baik oleh universitas di Taiwan dan Inggris. Selain dapat memperluas cara pandang siswa, belajar di luar negeri juga dapat memberikan pemahaman yang lebih baik antara masyarakat dari kedua negara.
 
Selain itu, untuk mempromosikan kebijakan negara dwibahasa, Taiwan telah secara aktif berkonsultasi dengan Kantor Perwakilan Inggris di Taipei, mengenai pengadaan kelas bahasa secara online dan tatap muka. Presiden Tsai berharap kerja sama tersebut dapat membina talenta dwibahasa dalam masyarakat, serta meningkatkan daya saing internasional generasi muda Taiwan.
 
Dalam beberapa tahun terakhir, Taiwan dan Inggris terus memperdalam hubungan kerja sama di bidang keuangan, pembangkit listrik tenaga angin, serta sektor-sektor penting lainnya. Seiring dengan peningkatan hubungan kerja sama tersebut, hubungan perdagangan bilateral antara Taiwan dan Inggris juga terus mengalami pertumbuhan. Presiden Tsai berharap Taiwan dan Inggris dapat menindaklanjuti kemajuan ini dengan memulai negosiasi penandatanganan perjanjian perdagangan bebas atau perjanjian investasi bilateral.
 
Presiden Tsai menjelaskan beberapa hari yang lalu, ia melihat pidato Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab, tentang hak asasi manusia dan perdagangan. Presiden Tsai percaya bahwa Taiwan dan Inggris memiliki posisi yang sama dalam hal demokrasi, hak asasi manusia, dan perdagangan bebas, serta berharap di masa yang akan datang, Taiwan-Inggris dapat mengembangkan kemitraan yang lebih dalam dan lebih luas, khususnya dalam isu-isu tersebut.

Sejak terjadi pandemi, Taiwan dan Inggris telah melakukan dialog dan bekerja sama dalam bidang pengadaan alat pelindung diri, pembelian vaksin, dan lain-lain. Taiwan bertekad untuk terus bekerja sama dengan Inggris dalam berkontribusi untuk mencegah penyebaran pandemi di seluruh dunia.