Kembali ke konten utama
MOFA dan MOHW Bentuk Tim Medis dan Kesehatan Taiwan, Perluas Ekspor Solusi Medis Cerdas ke Pasar Internasional
New Southbound Policy。Dengan strategi ini, Taiwan akan terus mempererat hubungan kemitraan dengan negara-negara sahabat, mendukung visi “Taiwan Sehat” yang dicanangkan Presiden Lai, serta membantu industri terkait untuk memperluas pasar internasional.
Dengan strategi ini, Taiwan akan terus mempererat hubungan kemitraan dengan negara-negara sahabat, mendukung visi “Taiwan Sehat” yang dicanangkan Presiden Lai, serta membantu industri terkait untuk memperluas pasar internasional.

Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung dan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Chiu Tai-yuan mengadakan pertemuan, Jumat, 14 Februari 2025. Dalam pertemuan tersebut, keduanya menyepakati pembentukan “Kelompok Konsultasi Antar-Kementerian”, yang akan melibatkan berbagai institusi medis, industri kesehatan, serta asosiasi profesi yang berpartisipasi dalam kerja sama kesehatan internasional. Bersama dengan para pejabat dari Kementerian Luar Negeri (MOFA) dan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW), mereka akan membentuk “Tim Medis dan Kesehatan Taiwan.”
 
Melalui sinergi antara sektor publik dan swasta, Taiwan akan mengoptimalkan sumber daya dan menerapkan prinsip “Diplomasi Komprehensif” dalam pelaksanaan "Proyek Kesejahteraan Negara Sahabat Diplomatik" – Program Industri Kesehatan dan Medis Cerdas. Tujuan dari langkah ini adalah untuk memperdalam kerja sama kesehatan masyarakat antara Taiwan dengan negara-negara sahabat diplomatik dan mitra.
 
Presiden Lai Ching-te berkomitmen untuk menjadikan Taiwan sebagai pemain utama dalam sektor kesehatan global. Dalam kunjungannya ke kawasan Pasifik Selatan tahun lalu dalam rangka kunjungan diplomatik, Presiden Lai juga memperkuat hubungan kerja sama dengan berbagai negara melalui diplomasi medis, dan menunjukkan kontribusi Taiwan bagi pengembangan medis dunia.
 
Menlu Lin Chia-lung dan Menkes Chiu Tai-yuan berharap dapat memanfaatkan keunggulan Taiwan dalam bidang kesehatan masyarakat dan medis, serta mengintegrasikan sumber daya dari industri bioteknologi, farmasi, dan teknologi informasi komunikasi (ICT) yang telah berkembang pesat selama pemerintahan mantan Presiden Tsai Ing-wen melalui kebijakan “Inovasi Industri 5+2” dan “Enam Industri Strategis Inti”.
 
Dengan strategi ini, Taiwan akan terus mempererat hubungan kemitraan dengan negara-negara sahabat, mendukung visi “Taiwan Sehat” yang dicanangkan Presiden Lai, serta membantu industri terkait untuk memperluas pasar internasional.
 
Dalam pertemuan ini kedua belah pihak sepakat bahwa kerja sama ini harus berlandaskan pada tiga pilar utama, yaitu sumber daya manusia, teknologi, dan pendanaan. Dengan pendekatan ini, Taiwan dapat mengekspor solusi medis cerdas dan industri kesehatan secara menyeluruh, membantu negara-negara sahabat diplomatik memperkuat kapasitas layanan medis mereka, meningkatkan efektivitas pengelolaan kesehatan masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
 
Taiwan juga berharap bahwa melalui model “diplomasi medis berbasis industri”, industri kesehatan cerdas Taiwan dapat memperoleh peluang bisnis baru sekaligus berkontribusi pada pengembangan sektor medis global.
 
Dalam pertemuan ini, kedua Menlu Lin Chia-lung dan Menkes Chiu Tai-yuan juga meninjau berbagai proyek kerja sama kesehatan masyarakat yang telah berjalan dan hasil yang berhasil dicapai. Beberapa proyek unggulan meliputi program HIS (Health Information System) di Paraguay yang berhasil membangun dasar digitalisasi layanan kesehatan negara tersebut; Kerja sama medis cerdas antara Taiwan dan Rumah Sakit Nasional Palau akan diperluas lebih lanjut untuk meningkatkan kapasitas layanan kesehatan masyarakat di negara tersebut.
 
Di samping itu, keduanya juga berdiskusi mengenai kerja sama Taiwan dengan Guatemala, Saint Kitts and Nevis, serta Eswatini, yang menyoroti cara memperkuat keterlibatan industri Taiwan dalam proyek kesehatan, guna meningkatkan efektivitas kerja sama dan memperluas manfaatnya bagi negara-negara sahabat diplomatik.