Kembali ke konten utama
Kerja Sama R&D Taiwan-Eropa Cetak Tonggak Bersejarah, MOEA Dorong Industri Perdalam Jejak di Eropa
New Southbound Policy。Selain memperkokoh keunggulan yang telah ada di bidang semikonduktor dan optoelektronika, mesin, serta teknologi informasi dan komunikasi, kerja sama juga akan diperluas ke teknologi kunci yang sedang berkembang, seperti pesawat nirawak, robotika, dan satelit orbit rendah.
Selain memperkokoh keunggulan yang telah ada di bidang semikonduktor dan optoelektronika, mesin, serta teknologi informasi dan komunikasi, kerja sama juga akan diperluas ke teknologi kunci yang sedang berkembang, seperti pesawat nirawak, robotika, dan satelit orbit rendah.

Kementerian Perekonomian (MOEA) pada Rabu, 7 Januari 2026 menggelar konferensi pers bertajuk “Program A+ Kementerian Perekonomian – Hasil Promosi Kerja Sama Riset dan Pengembangan Lintas Negara di Eropa”, untuk memaparkan capaian signifikan kerja sama riset dan pengembangan (R&D) antara Taiwan dan Eropa dalam beberapa tahun terakhir.
 
Seiring dengan restrukturisasi rantai pasok global, kerja sama Taiwan-Eropa kini memasuki tahap “ekspansi dan pendalaman”. Hingga saat ini, Taiwan telah meluncurkan program pengajuan proposal R&D bersama dengan 14 negara Eropa dan menandatangani MOU resmi dengan lima negara.
 
Secara kumulatif, terdapat 86 proyek kerja sama internasional yang memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah kedua belah pihak, dengan total subsidi pemerintah sebesar NTD 1,4 miliar, yang berhasil mendorong terciptanya nilai produksi industri Taiwan hingga NTD 4,2 miliar.
 
Pada tahun 2023, nilai investasi Taiwan di Eropa mencapai USD 4,9 miliar, meningkat hampir sepuluh kali lipat dibandingkan tahun 2022. Selain itu, Uni Eropa pada tahun 2024 tercatat sebagai mitra dagang terbesar keempat Taiwan, dengan nilai perdagangan melampaui USD 68,6 miliar, mencerminkan semakin eratnya hubungan ekonomi, perdagangan, dan kerja sama teknologi antara kedua pihak.
 
Selanjutnya, Kementerian Perekonomian (MOEA) akan berfokus pada strategi “mempercepat saling melengkapi teknologi dan memperkuat tata letak ketahanan strategis”. Melalui pemanfaatan berbagai platform multilateral seperti Horizon Europe dan Eureka GlobalStars Uni Eropa, Taiwan akan terus memperluas kemitraan internasional.
 
Selain memperkokoh keunggulan yang telah ada di bidang semikonduktor dan optoelektronika, mesin, serta teknologi informasi dan komunikasi, kerja sama juga akan diperluas ke teknologi kunci yang sedang berkembang, seperti pesawat nirawak, robotika, dan satelit orbit rendah. Upaya ini akan dimulai dari Eropa Barat melalui kerja sama teknologi maju dan verifikasi solusi inovatif, kemudian diperluas dengan menghubungkan rantai pasok Eropa Tengah dan Timur, serta secara aktif menjajaki peluang baru di kawasan Nordik, demi membangun jaringan R&D lintas negara yang komprehensif dan berdaya tahan strategis.