Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung menerima kunjungan delegasi anggota parlemen dari negara-negara Eropa Tengah dan Utara yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi Urusan Luar Negeri Parlemen Lithuania, Žygimantas Pavilionis, Rabu, 4 Februari 2026. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas isu-isu keamanan Taiwan-Eropa serta upaya peningkatan kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan, teknologi, serta budaya.
Menlu Lin menyampaikan bahwa sejak September 2025 ia telah tiga kali melakukan kunjungan ke Eropa dan menyaksikan secara langsung pertumbuhan hubungan Taiwan-Eropa yang semakin kuat. Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan teguh dan persahabatan yang diberikan oleh parlemen negara-negara Eropa kepada Taiwan.
Menlu Lin juga menegaskan kembali bahwa Taiwan dapat menjadi mitra paling tepercaya bagi Eropa dalam mendorong agenda “reindustrialisasi”, dengan memanfaatkan keunggulan kompetitif Taiwan di bidang kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor, serta membantu Eropa membangun rantai pasok non-merah yang lebih tangguh dan berketahanan.
Žygimantas Pavilionis bersama para anggota parlemen dari tujuh negara Eropa menyatakan bahwa mereka berasal dari negara-negara yang berada di garis depan demokrasi Eropa, sehingga memahami secara mendalam hubungan erat antara keamanan Taiwan dan Eropa, serta pentingnya solidaritas di antara negara-negara demokrasi. Mereka menyatakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah Taiwan dalam meningkatkan anggaran pertahanan untuk terus menjaga perdamaian di Taiwan.
Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Wu Chih-chung pada 3 Februari mengadakan jamuan makan siang untuk menyambut delegasi tersebut dan menyampaikan apresiasi atas dukungan Eropa terhadap Taiwan. Ia menekankan bahwa keamanan Taiwan dan Eropa saling berkaitan erat, dan perdamaian serta stabilitas di Selat Taiwan merupakan faktor krusial bagi keamanan dan kemakmuran global. Ia juga menyerukan agar negara-negara Eropa menghadapi secara serius realitas konvergensi negara-negara otoriter dan bersatu untuk mempertahankan nilai-nilai demokrasi.
Anggota Parlemen Ukraina, Serhii Soboliev, turut memaparkan pengalaman pribadinya dan mengingatkan Taiwan untuk senantiasa menjaga kewaspadaan tinggi terhadap Tiongkok serta tidak mempercayai janji-janji palsu dari pemerintahan otoriter.