Kementerian Luar Negeri (MOFA Taiwan) menyambut para dosen dan mahasiswa dari Institut Nasional Bahasa dan Peradaban Timur (INALCO) Prancis, École nationale d’administration publique (ENAP) Kanada, serta National Taiwan Normal University (NTNU), yang datang berkunjung untuk melakukan pertukaran akademik.
INALCO, ENAP, dan NTNU pada tanggal 2 hingga 6 Februari 2026 untuk pertama kalinya bersama-sama menyelenggarakan kegiatan Winter School, menghimpun lebih dari 40 dosen dan mahasiswa dari tiga negara di Taiwan untuk mengadakan Angkatan ke-6 “Kelas Teori Diplomasi dan Praktik Dasar”. Pada 5 Februari, rombongan Winter School tersebut berkunjung ke Kementerian Luar Negeri (MOFA Taiwan) dan mengadakan diskusi dengan Wakil Menteri Luar Negeri Wu Chih-chung.
Dalam sambutannya, Wamenlu Wu Chih-chung menyampaikan bahwa meskipun Taiwan menghadapi tekanan dan ancaman ekstrem dari Tiongkok di kancah internasional, Taiwan tetap berdiri tegak dan memainkan peran kunci dalam rantai pasok semikonduktor global. Lebih dari 60 persen chip dunia, 95 persen chip dengan proses manufaktur paling mutakhir, serta 100 persen chip yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI) diproduksi di Taiwan.
Wu Chih-chung menegaskan bahwa keberhasilan industri semikonduktor Taiwan berlandaskan pada kerja sama rantai pasok dengan negara-negara sehaluan, seperti Belanda, Prancis, Jerman, Amerika Serikat, dan Jepang. Hal ini menjadi teladan kerja sama dan kemakmuran bersama di antara negara-negara demokrasi.
Menanggapi pertanyaan mahasiswa mengenai posisi internasional dan strategi diplomasi Taiwan, Wu Chih-chung menekankan bahwa Taiwan secara nyata menjalankan kapasitas kenegaraannya, dan status kedaulatannya adalah fakta yang tidak perlu diragukan.
Perwakilan INALCO, ENAP, dan NTNU dalam sambutannya menyatakan kegembiraan atas terselenggaranya Angkatan ke-6 “Kelas Teori Diplomasi dan Praktik Dasar” di Taiwan. Seluruh rangkaian kegiatan dinilai sangat inspiratif bagi para mahasiswa, membantu memperdalam pemahaman tentang Taiwan sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap praktik diplomasi.
Rektor INALCO, Jean-François Huchet, memberikan apresiasi tinggi terhadap nilai pelaksanaan kegiatan Winter School dan menyampaikan kesan mendalam atas pesatnya perkembangan hubungan Taiwan-Prancis, dan Taiwan-Eropa, dalam beberapa tahun terakhir. Ia berharap dapat terus memimpin dosen dan mahasiswa INALCO untuk memperdalam pertukaran dengan generasi muda Taiwan serta membangun kerja sama yang semakin erat.