:::

Presiden Tsai: Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Berekspansi ke Kancah Global

5

 

Kebijakan Menuju Asia Selatan Baru didasari oleh kerja sama yang saling menguntungkan antar negara. Agar program kerja dapat berjalan dengan maksimal, maka membutuhkan hubungan komunikasi dengan pihak luar yang efektif dan terarah, aktif berinteraksi dengan negara lain termasuk masyarakatnya, serta membangun jalur negosiasi yang sistematis.

 

Presiden Tsai menjelaskan Kebijakan Menuju Asia Selatan Baru membutuhkan kerja keras, tidak hanya di tingkat eksekutif tetapi juga di tingkat pemerintah daerah, instansi swasta dan sektor sipil lainnya. Pemerintah di tingkat Eksekutif akan melakukan pengawasan atas lembaga kementerian agar program dan pelaksanaannya tepat sasaran, kemudian dilanjutkan dengan memberikan informasi yang lengkap dan terarah kepada berbagai kalangan.

 

Mengenai ekspansi para pengusaha Taiwan ke luar negeri, Tsai mengatakan pemerintahan akan terus mendukung upaya yang dilakukan para pengusaha untuk melakukan ekspansi ke pasar internasional, terutama ke negara-negara sasaran Kebijakan Menuju Asia Selatan Baru. Pemerintah telah menyetujui anggaran sebesar NTD 100 milyar dalam bentuk pinjaman istimewa (Preferential loan) untuk mendanai proyek kerja sama pembangunan infrastruktur, antara pengusaha Taiwan dengan negara sasaran program kebijakan atau atau negara sahabat diplomatik. Program ini diharapkan dapat membantu peningkatan kemampuan para pengusaha untuk bersaing dalam proyek infrastruktur di pasar global. Tsai yakin dengan kolaborasi pemerintah dan perusahaan swasta, maka Taiwan dapat turut memberikan pengaruh yang besar di panggung internasional.

 

Ekspansi usaha ke pasar internasional dan peningkatan investasi di Taiwan adalah dua target yang sangat penting. Pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin mendorong pertumbuhan ekonomi dan berharap pengusaha Taiwan yang berada di luar negeri dapat turut serta memberikan uluran tangan.