:::

Kunjungan Wisatawan Asing ke Taiwan Tembus 11.110.000 Orang

Wisatawan ke-11.110.000 diraih oleh wisatawan asal Korea Selatan, Cheng Nian-chao. Ia datang untuk berlibur bersama keluarga, dan baru pertama kali ke Taiwan. Selama berlibur, ia berencana untuk mencicipi berbagai hidangan khas Taiwan, dan mengunjungi museum.

Wisatawan ke-11.110.000 yang datang ke Taiwan adalah wisatawan asal Korea Selatan, Cheng Nian-chao. Ia datang untuk berlibur bersama keluarga, dan baru pertama kali ke Taiwan. Selama berlibur, ia berencana untuk mencicipi berbagai hidangan khas Taiwan, dan mengunjungi museum. (Foto oleh CNA)
 

Pada tanggal 14 Desember 2019, Biro Pariwisata Kementerian Transportasi dan Komunikasi Taiwan (MOTC) mengadakan konferensi pers untuk mengumumkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang berhasil menembus angka 10 juta selama lima tahun berturut-turut, sekaligus merayakan kedatangan wisatawan ke-11.110.000.      
 
Kepala Biro Pariwisata MOTC, Chou Yung-hui, menjelaskan, “Tahun ini jumlah kunjungan wisatawan Jepang berhasil mencapai 2 juta orang, dan kunjungan wisatawan secara keseluruhan berhasil menembus angka 11 juta orang, kami harap hingga akhir tahun, angka tersebut dapat terus bertambah. Saat ini, 20% kunjungan wisatawan asing ke Taiwan adalah kunjungan dalam bentuk rombongan, dan 80% adalah kunjungan secara mandiri.”
 
Selanjutnya Biro Pariwisata menargetkan angka kunjungan wisatawan asing sebanyak 20 juta orang, serta meningkatkan jumlah hari kunjungan wisatawan.          
 
Wisatawan ke-11.110.000 yang datang ke Taiwan adalah wisatawan asal Korea Selatan, Cheng Nian-chao. Ia datang untuk berlibur bersama keluarga, dan baru pertama kali ke Taiwan. Selama berlibur, ia berencana untuk mencicipi berbagai hidangan khas Taiwan, dan mengunjungi museum.
 
Menurut data statistik Biro Pariwisata, sejak bulan Januari hingga Oktober 2019, jumlah wisatawan asing terbanyak ditempati oleh wisatawan Korea Selatan (27,3%), diikuti oleh wisatawan Tiongkok (25,8%), Asia Tenggara (20,7%) Hong Kong dan Macau (14,6%), serta Eropa dan Amerika (9,5%). Dibandingkan tahun 2015, angka kunjungan wisatawan Tiongkok turun dari 40,1% menjadi 25,8%; kunjungan wisatawan Asia Timur naik dari 21,9% menjadi 27,3%, dan wisatawan dari negara mitra Kebijakan Baru Arah Selatan (New Southbound Policy, NSP) naik dari 14,8% menjadi 20,7%.