:::

Pelajar Asing Bercerita tentang Sejarah dan Budaya Kampung Halaman

New Southbound Policy。Selama pelaksanaan kegiatan, panitia pelaksana tetap memperhatikan langkah-langkah keamanan pencegahan wabah, serta memastikan agar pelajar asing dan masyarakat dapat berinteraksi tanpa gangguan.  (Foto oleh MOE)
Selama pelaksanaan kegiatan, panitia pelaksana tetap memperhatikan langkah-langkah keamanan pencegahan wabah, serta memastikan agar pelajar asing dan masyarakat dapat berinteraksi tanpa gangguan. (Foto oleh MOE)



Pada tanggal 17 Oktober 2020 yang lalu, Kementerian Pendidikan (MOE) menyelenggarakan kegiatan budaya internasional, dan menghadirkan para pelajar dari 8 negara, yaitu India, Indonesia, Peru, Bangladesh, Pakistan, Slovenia, Thailand dan Vietnam untuk membagikan kisah-kisah sejarah dan budaya sosial dari negara mereka masing-masing. Selain memperkenalkan latar belakang budaya, pembicara dari India juga memperagakan cara membuat masakan kari India Selatan, dan berinteraksi langsung dengan para hadirin.  

Kegiatan ini adalah bagian dari program keluarga angkat (host family) bagi pelajar asing, dan bertujuan untuk memperdalam pemahaman masyarakat Taiwan terhadap budaya dan seni kuliner negara lain.

Selama pelaksanaan kegiatan, panitia pelaksana tetap memperhatikan langkah-langkah keamanan pencegahan wabah, serta memastikan agar pelajar asing dan masyarakat dapat berinteraksi tanpa gangguan.    

MOE telah menyelenggarakan program homestay untuk pelajar asing sejak tahun 2010, dan hingga bulan September 2020 tercatat sebanyak 5.937 pelajar asing dan 3.358 keluarga angkat telah berpartisipasi dalam program tersebut. Selain itu, 4.382 keluarga sudah selesai mengikuti pelatihan untuk menjadi keluarga angkat, yang siap untuk menjembatani pertukaran budaya antara Taiwan dan negara-negara asing.

Bagi keluarga yang berminat untuk menjalani pelatihan dan menjadi keluarga angkat program ini, silakan kunjungi website berikut untuk informasi lebih lanjut: https://www.hostfamily.org.tw