:::

Proyek Peremajaan Bangunan di Kota Chiayi, Munculkan Kilau Kejayaan di Masa Silam

New Southbound Policy。Chen Cheng-che mengatakan di masa lalu, bangunan nomor 32 ini pernah difungsikan sebagai hotel berbintang, dan memiliki taman bunga di bagian belakang, serta aula serbaguna untuk mengadakan resepsi atau perjamuan. Fasilitas bangunan seperti itu adalah fasilitas hotel yang sangat mewah di masa 100 tahun yang lalu. (Foto oleh CNA)
Chen Cheng-che mengatakan di masa lalu, bangunan nomor 32 ini pernah difungsikan sebagai hotel berbintang, dan memiliki taman bunga di bagian belakang, serta aula serbaguna untuk mengadakan resepsi atau perjamuan. Fasilitas bangunan seperti itu adalah fasilitas hotel yang sangat mewah di masa 100 tahun yang lalu. (Foto oleh CNA)


Sebuah bangunan bergaya Jepang dan Toko Obat Tionghoa Xin Yang Chun yang terletak di Jalan Zhongxiao, Kota Chiayi, adalah bangunan bersejarah yang telah berusia seratus tahun. Bangunan bergaya Jepang tersebut sebelumnya pernah difungsikan sebagai hotel berbintang, dan berkat proyek peremajaan Pemerintah Kota Chiayi, bangunan tua bersejarah ini, dapat kembali memunculkan kejayaan yang pernah bersinar di masa lampau.

Proyek peremajaan dan renovasi tersebut diketuai oleh Profesor Chen Cheng-che dari Jurusan Arsitektur Nanhua University. Ia menjelaskan pemerintah kota telah meloloskan 8 proposal, dan 2 di antaranya adalah proyek peremajaan bangunan bersejarah di Jalan Zhongxiao nomor 32, dan Toko Obat Tionghoa Xin Yang Chun. Bangunan nomor 32 adalah bangunan bergaya Jepang yang dibangun pada tahun 1921.       
 
Chen Cheng-che mengatakan di masa lalu, bangunan nomor 32 ini pernah difungsikan sebagai hotel berbintang, dan memiliki taman bunga di bagian belakang, dan aula serbaguna untuk mengadakan resepsi atau perjamuan. Fasilitas bangunan seperti itu adalah fasilitas hotel yang sangat mewah di masa 100 tahun yang lalu. Selanjutnya bangunan tersebut beralih fungsi menjadi tempat tinggal penduduk, tetapi dari berbagai elemen seni dan fisik bangunan, seperti jendela, balkon, dan materi yang digunakan, bangunan ini pernah menjadi bangunan ikonis, dan simbol kejayaan di masa lalu.  
 
Biro Kebudayaan Pemerintah Kota Chiayi menjelaskan bahwa baik Toko Obat Tionghoa Xin Yang Chun maupun Bangunan nomor 32 adalah bangunan berusia 100 tahun. Lantai 1 Toko Obat Tionghoa Xin Yang Chun digunakan sebagai toko, lantai 2 sebagai ruang tempat tinggal, dan bagian atap masih menggunakan genting tanah liat hitam khas Jepang, yang saat ini sangat langka.  
 
Genting tanah liat hitam berbeda dengan genting dari semen. Genting tanah liat hitam dihasilkan melalui proses pembakaran, sehingga memiliki kilauan yang sangat indah.
 
Pengelola Toko Obat Tionghoa Xin Yang Chun generasi kedua, Yin Yu-hsiang, mengatakan sang ayah yang kini telah berusia 83 tahun, datang dari Tainan ke Chiayi untuk mengadu nasib, dan bangunan toko obat ini bisa dikatakan adalah titik kebangkitan perekonomian keluarga ini, sehingga sangat perlu untuk dirawat dan dijaga dengan baik. Oleh karena itu, ia mengajukan proposal atas inisiatif sendiri agar bangunan Toko Obat Tionghoa Xin Yang Chun diikutsertakan dalam proyek peremajaan Kota Chiayi.  
 
Proyek peremajaan Kota Chiayi tidak hanya melakukan renovasi dan perbaikan pada bentuk luar bangunan, tetapi juga pada bangunan di bagian dalam, seperti talang air, papan nama toko, hingga lingkungan di sekitar bangunan, sehingga masyarakat dan wisatawan dapat menemukan hubungan antara masa keemasan di masa silam, dengan modernisasi yang telah terjadi.  

Proyek peremajaan Kota Chiayi kali ini memilih 8 bangunan bersejarah berupa rumah sudut (rumah hook) dan rumah bandar (townhouse). Setelah proses peremajaan dan renovasi selesai, pemilik bangunan berkewajiban untuk menyalakan lampu luar setiap malam selama 3 tahun, agar keindahan bangunan dapat dinikmati oleh warga sekitar dan wisatawan.